Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah

Rabu, 30 Juli 2014

Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah

PUASA. Apa yang ada dikepala kalian kalau denger kata itu? Menahan lapar? Menahan haus? atau menahan galau gara-gara diphpin gebetan? Oke bagi yang belum tahu “Puasa” itu menurut istilah  “Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar (subuh) sampai terbenam matahari (maghrib)”..
Namun banyak dari kita yang melupakan kenapa Allah menurunkan perintah puasa pada kita. Perintah puasa diturunkan pada saat  Nabi Muhamaad berada di madinah dengan kondisi masyarakat yang terdapat banyak fakir miskin… Ya mungkin gak jauh beda dengan keadaan kalian saat ini yang fakir asmara. Oke fokus,  back to topic  sedangkan banyak dari penduduk madinah lainya yang hidupnya serba cukup bahkan mewah hal ini menimbulkan kesenjangan sosial antara yang kaya dan yang miskin kalo sekarang perbandingnya kyk kalian yang jomblo dan yang uda punya pacar senjang banget kan.
Dalam keadaan seperti itu Allah menurunkan perintah puasa agar menimbulkan rasa empatik dari para orang yang punya pacar kepada para tuna asmara kayak kalian yang kerjaanya pas waktu malam minggu berdoa turun hujan, eh salah ya? Iya salah, yang bener itu menimbulkan rasa empati pada yang kaya pada yang miskin. Nah mungkin ada pertanyaan apa sih kak rasa empati itu? Rasa empatik itu adalah pengodisian diri kita pada kondisi orang lain yang lagi kesusahan. Misalnya nih sih hayati lagi kesusahan kebelet beol tapi mau izin ke kamar mandi dia takut sama gurunya nah kalian sebagai temen sebangkunya turut merasakan kesusahan sih hayati ini dan bilang “keluarin aja ti dikelas, ga ada yang tau kok”. Nah itu gambaranya dari empati yang diharapkan dapat menimbulkan  dari yang kesenjangan antara yang para fakir asmara dan yang uda taken itu jadi seimbang, eh bukan maksudnya antara yang miskin dan kaya itu seimbang.
Nah tapi masalahnya pada kehidupaan sehari-hari kita waktu bulan ramadhan banyak yang beranggapan atau mungkin masih galau tentang anggapan tidurnya orang puasa Itu ibadah.. sampai ada kasus seorang bias tidur setelah sahur dan baru bangun pada saat hampir mau menjelang magrib. Kalo puasa kayak gitu sih adek-adek yang ada di bangku TK sih juga bias puasa. Tapi kak dari pada ngelakuin hal-hal yang maksiat mending kan tidur? Ya jangan ngelakuin hal maksiat, emang cuman bulan puasa aja kita ga boleh ngelakuin hal-hal maksiat di bulan-bulan lain juga kali. Kadang juga heran dengan orang yang berpikiran seperti itu mungkin kita bisa mengambil perumpaman ibarat kan bulan ramadhan adalah itu sayuran dan bulan bulan lainya itu nasi, lauk pauk, buah-buahan , dan susu untuk menyapai 4 sehat 5 sempurna membutuhkan unsur lainya selain sayur. Ya memang bulan ramadhan itu penting tapi bukan berarti yang bulan yang lainya tidak.




Sugi-man yang terobsesi ingin menjadi super-man sedang mengikuti lomba menata sandal di masjid (tapi buat apa juga coba lomba kayak gitu) karena ingin menjadi pahlawan kayak superman walupun dia sedang puasa dia tetap semangat. Nah ketika selesai dia merasakan rasa haus,dan,lapar,dan galau dan kemudian merasa berempati dengan orang-orang  yang gak bisa makan ga bisa minum dan orang-orang yang kurang kasih sayang kayak kamu. Sedangkan dengan hayati yang kerjanya dari sahur sampai menjelang mahgrib cuman tidur sampai-sampai mimpi galauin mantan.  Nah dari cerita sugi-men dan hayati tadi bisa di ambil hikmah seorang baru  bisa merasakan tujuhan dari puasa kalo dia lapar atau haus dan seseorang tidak mungkin bisa lapar atau haus jika dari sehabis sahur dan menjelang buka kerjaanya hanya tidur.
Tapi kak berarti hadist tidurnya orang puasa itu salah? Ya engga gitu juga sebenermya yang salah itu bukan hadistnya tapi cara menangkap kita terhadap hadist itu. Kita terlalu terpaku pada perbuatan  yang terpaku pada teks tidur padahal itu hanya kiasan bahwa puasa  itu sangat penting untuk mengurangi kesenjangan sosial waktu itu sampai-sampai di ibaratkan bahwa tidurnya orang puasa itu ibadah namun pada realita sekarang kesalahan pandangan hadist itu malah menyebabkan tujuhan pada puasa itu sendiri luntur.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   



0 komentar:

Posting Komentar