Pengembanggan Diri ?
Rabu, 30 Agustus 2017
Pengembangaan Diri
Teringat ketika sesorang terdekatku mengatakan, kamu semakin mundur!
Lalu teringat pula jawaban tegasku, itu tidak benar!
Karena aku sudah menuju hidup yang lebih teratur.
Hari ini aku merenungi kenapa sampai dikata menjadi mundur.
Pikiran lalu mencoba mengali ingtan bagiamana orang memaknai pengembangan diri.
Perkemabangan adalah semakin kamu banyak memproduksi.
Perkembangan adalah semakin sedikit kamu mengkonsumsi.
Perkembangan adalah semakin kamu hidup dalam nestpa.
Perkembangan adalah semakin kamu mengorbankan hidupmu.
Perkembangan adalaah ketika kamu melampaui batasmu.
Lalu kubandingkan dengan perkembangan versiku.
Perkemabangan adalah tentang usaha pencapaian tujuan.
bukan hanya tentang memproduksi yang tak berhubungan.
bukan berarti selalu hanya terlihat mengkonsumsi itu buruk tapi apakah mendukung tujuan atau tidak.
bukankah yang menghambat pencapaian tujuan adalah kesusahan itu.
jangan membuat - buat kesusahan dengan dalih untuk pembiasaan.
karena hal itu faktor perkembangan.
bukankah hidup ini sudah susah tanpa kita buat - buat.
bukankah tujuanmu adalah untuk membuat makmur seluruh alam
Sedangkan dirimu sendiri tak makmur.
bukankah Ia menhendaki untuk kita kemudahan
bukan malah kesusahan
dan lalu bukankah melampui batas itu melampaui kapasitas mu sindiri?
bukankah saat kapasitas mu kau langar bukankah ketidakteraturan akan menghampirimu dan malah menghambatmu mencapai tujuan.
setalah renugan itu aku bergumam oh.. i see. karena apa yang kita pikirkan tentang perkembangan berbeda maka bisa membuat kita berbeda pendapat.
Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah
Rabu, 30 Juli 2014
Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah
PUASA. Apa yang ada dikepala kalian
kalau denger kata itu? Menahan lapar? Menahan haus? atau menahan galau
gara-gara diphpin gebetan? Oke bagi yang belum tahu “Puasa” itu menurut istilah
“Puasa adalah menahan diri dari segala
sesuatu yang membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar (subuh) sampai
terbenam matahari (maghrib)”..
Namun banyak dari kita yang melupakan
kenapa Allah menurunkan perintah puasa pada kita. Perintah puasa diturunkan pada
saat Nabi Muhamaad berada di madinah
dengan kondisi masyarakat yang terdapat banyak fakir miskin… Ya mungkin gak
jauh beda dengan keadaan kalian saat ini yang fakir asmara. Oke fokus, back to topic
sedangkan banyak dari penduduk madinah lainya yang hidupnya serba cukup
bahkan mewah hal ini menimbulkan kesenjangan sosial antara yang kaya dan yang
miskin kalo sekarang perbandingnya kyk kalian yang jomblo dan yang uda punya
pacar senjang banget kan.
Dalam keadaan seperti itu Allah
menurunkan perintah puasa agar menimbulkan rasa empatik dari para orang yang
punya pacar kepada para tuna asmara kayak kalian yang kerjaanya pas waktu malam
minggu berdoa turun hujan, eh salah ya? Iya salah, yang bener itu menimbulkan
rasa empati pada yang kaya pada yang miskin. Nah mungkin ada pertanyaan apa sih
kak rasa empati itu? Rasa empatik itu adalah pengodisian diri kita pada kondisi
orang lain yang lagi kesusahan. Misalnya nih sih hayati lagi kesusahan kebelet
beol tapi mau izin ke kamar mandi dia takut sama gurunya nah kalian sebagai
temen sebangkunya turut merasakan kesusahan sih hayati ini dan bilang
“keluarin aja ti dikelas, ga ada yang tau kok”. Nah itu gambaranya dari
empati yang diharapkan dapat menimbulkan dari yang kesenjangan antara yang para fakir
asmara dan yang uda taken itu jadi seimbang, eh bukan maksudnya antara yang
miskin dan kaya itu seimbang.
Nah tapi masalahnya pada kehidupaan
sehari-hari kita waktu bulan ramadhan banyak yang beranggapan atau mungkin
masih galau tentang anggapan tidurnya orang puasa Itu ibadah.. sampai ada kasus
seorang bias tidur setelah sahur dan baru bangun pada saat hampir mau menjelang
magrib. Kalo puasa kayak gitu sih adek-adek yang ada di bangku TK sih juga bias
puasa. Tapi kak dari pada ngelakuin hal-hal yang maksiat mending kan tidur? Ya
jangan ngelakuin hal maksiat, emang cuman bulan puasa aja kita ga boleh
ngelakuin hal-hal maksiat di bulan-bulan lain juga kali. Kadang juga heran
dengan orang yang berpikiran seperti itu mungkin kita bisa mengambil perumpaman
ibarat kan bulan ramadhan adalah itu sayuran dan bulan bulan lainya itu nasi,
lauk pauk, buah-buahan , dan susu untuk menyapai 4 sehat 5 sempurna membutuhkan
unsur lainya selain sayur. Ya memang bulan ramadhan itu penting tapi bukan
berarti yang bulan yang lainya tidak.
Sugi-man yang terobsesi ingin menjadi
super-man sedang mengikuti lomba menata sandal di masjid (tapi buat apa juga
coba lomba kayak gitu) karena ingin menjadi pahlawan kayak superman walupun dia
sedang puasa dia tetap semangat. Nah ketika selesai dia merasakan rasa
haus,dan,lapar,dan galau dan kemudian merasa berempati dengan orang-orang yang gak bisa makan ga bisa minum dan
orang-orang yang kurang kasih sayang kayak kamu. Sedangkan dengan hayati yang
kerjanya dari sahur sampai menjelang mahgrib cuman tidur sampai-sampai mimpi
galauin mantan. Nah dari cerita sugi-men
dan hayati tadi bisa di ambil hikmah seorang baru bisa merasakan tujuhan dari puasa kalo dia
lapar atau haus dan seseorang tidak mungkin bisa lapar atau haus jika dari
sehabis sahur dan menjelang buka kerjaanya hanya tidur.
Tapi kak berarti hadist tidurnya orang
puasa itu salah? Ya engga gitu juga sebenermya yang salah itu bukan hadistnya
tapi cara menangkap kita terhadap hadist itu. Kita terlalu terpaku pada
perbuatan yang terpaku pada teks tidur
padahal itu hanya kiasan bahwa puasa itu
sangat penting untuk mengurangi kesenjangan sosial waktu itu sampai-sampai di
ibaratkan bahwa tidurnya orang puasa itu ibadah namun pada realita sekarang
kesalahan pandangan hadist itu malah menyebabkan tujuhan pada puasa itu sendiri
luntur.
Bukan Akhir, Tapi Awal .
Sabtu, 01 Juni 2013
Seharian mengalihkan mata pada komputer hanya untuk mengetahui hasil nilai dari (UN) Ujian Nasional. Kabar simpang siur kapan pastinya waktu pengumuman selayaknya hubungan kemesraan dari eyang subur dan arya wiguna orang yang kebingungan aku hanya bisa menunggu. yah.. menunggu.
16.04 (6/1) akhirnya pengumuan pun tiba. pertamanya gue bayangin nilai danem 41.60, namun itu tidak mungkin! setelah sadar kalo mata pelajaran yang di ujikan cuman empat. iya... memang danem saya 41.60 tapi di kurangi 10.huft.. nilai yang cukup sangat jelek. sempet mikir "kenapa dulu gue gak joki ? bodoh amat sih gue!!"- namun sadar kalo itu gak bener gue lupain itu bayangan jauh-jauh. setelahnya gue tanya-tanya ketemen-temen nilai UN mereka. Dari situ gue sadar kalo banyak juga nilai yang dibawa gue dan tentunya yang diatas (banyakan yang diatas) . Mereka yang diatas gue dapet itu juga karena usaha dan pilihan mereka. Entah itu usaha yang baik atau gak baik (curang), dan pilihan jalan yang bener atau jalan yang salah (curang). Dan gue uda milih jalan yang menurut gue bener, walupun hasilnya kagak bener buat kepuasan gue. Gak usah diseselin nilai kita segitu, yaudah mau diapain? Syukuri kalo bisa ngelakuin yang terbaik, lakuin!!
16.04 (6/1) akhirnya pengumuan pun tiba. pertamanya gue bayangin nilai danem 41.60, namun itu tidak mungkin! setelah sadar kalo mata pelajaran yang di ujikan cuman empat. iya... memang danem saya 41.60 tapi di kurangi 10.
"Take us down and we keep trying,
Forty thousand feet, keep flying." - One Republic
CEREPEN YANG GAGAL MENJADI NILAI
Selasa, 18 Desember 2012
PATRIOTISME
DAN
SEMANGAT
CINTA TANAH AIR
Sinar mentari mulai menyinari hari dari arah timur
membuat seorang pemuda yang kesepian nan galau ini terbangun, sebut saja pemuda
itu dengan panggilan Mark. Seperti biasanya ia memulai hari seperti orang yang
tidak mempunyai semangat hidup dan tidak mempunyai pandangan untuk hidup.
Mungkin sekarang seolah-olah dia seperti sampah yang gak berguna dan manusia
yang terlahir untuk dihina, tetapi setiap manusia walaupun ia gak berguna dan
hina selalu mempunyai harapan dan kesempatan untuk berubah selama mereka tetap
percaya.
Hari itu bisa dikatakan merupakan titik balik dari
kehidupannya. Saat itu ia dan kawan-kawanya mempunyai tugas untuk mewawancarai veteran perang di Surabaya. Mereka berangkat dari Jakarta menuju Surabaya pukul
08.30 WIB menggunkan mini bus. Dalam perjalanan si Mark hanya diam dan tidak ada yang memperdulikannya, hanya Riki yang
masih baik dengannya dan Raka yang sering mengejek-nya.
Di tengah perjalanan mereka harus melewati hutan, dalam
perjalanan di dalam hutan tiba-tiba mesin mini bus mereka mati. Karena mentari mulai bosan
menyinari bumi dan tibalah bulan yang mengantikannya, mereka memutuskan untuk
berkemah dihutan itu dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki hingga
mentari sudah segan lagi menyinari bumi. Mereka mulai menurkan tenda, dan barang-barang
bawaan masing-masing.
Begitu pun juga sang pencundang Mark, ia mulai
menurunkan barang-barangnya dan barang temannya Riki dan mendirikan tenda atas
perintah temanya Riki itu, yang sekarang ia anggap teman yang sebenarnya
merupakan batu halangan terbesarnya untuk mengukir cita. Tanpa diduga seorang
Raka yang sering megejek nya malah membantunya untuk mendirikan tenda tersebut.
Mark akhirnya sadar bawa “Riki hanya berupaya
meninggikan dirinya dengan mengeksploitasi orang yang lemah seperti dia”. Dan Raka yang terlihat buruk di matanya ternyata
tidak seburuk yang ia kira. Memang benar di dunia yang kejam seperti ini
seharusnya kita bisa membedakan mana yang benar-benar tulus dan mana yang
bulus.
Akhirnya setelah mereka berdua menyelesaikan
mendirikan tenda mereka berbincang-bincang tentang patriotisme.
Mark
:” (duduk disebelah Raka) kenapa kau tadi
membantu ku?”
Raka : “Jangan salah sangka aku
hanya kasihan kepadamu.”
Mark: “Walupun begitu aku ucapkan
terima kasih. ehm.. dan apakah kau mau
menjadi
temanku?”
Raka:”Oke,Tidak masalah. Tentu,
(dengan nada bercanda) tapi jangan lagi
menjadi
Sesorang yang bersikap seperti
orang yang tidak mempunyai semangat
hidup”
Mark:” Tentu, aku akan berusaha.
Dan apa yang kau tau tentang patriotisme?”
Raka: “Patriotisme? Sikap
sesorang yang bersedia mengorbankan segala-galahnya untuk
kejayaan dan kemakmuran tanah airnya atau singkatnya semangat
cinta tanah air.”
Mark:”ehm.. apakah menurut mu
pemuda-pemuda penerus bangsa kita ini termasuk juga
kita memiliki jiwa patriotisme?”
Raka:” semangat patriotisme
mungkin hanya sedikit yang mempunyainya, dan aku sendiri
mungkin
belum memiliki jiwa patriotisme”
Mark:” ya mungkin
kamu benar. Dan aku juga merasa bawa aku tidak sama sekali memiliki
semangat itu.”
Setelah meraka selesai akhirnya mereka memutuskan untuk
tidur. Tetapi mark tidak tidur dan mulai menulis dan mengambil kesimpulan
tentang sebuah negara dan cinta tanah air dari percakapaan tadi.
Mungkin
benar semangat itu telah hilang dari para penerus bangsa ini, mereka lebih
membanggakan budaya asing dibanding dengan budaya nasional mereka sendiri.
Mereka lebih suka menghafalkan lirik lagu artis Korea di banding lagu nasional.
Jangankan lagu nasional musik Indonesia saja mereka caci. “Seakan-akan mereka lupa jati
dirinya, dimana ia dilahirkan, dimana ia
dibesarkan, dan di mana ia akan mengisi hari tuanya”
dan apakah mereka juga lupa dengan pengorbanan para pejuang yang bertaruh segalanya
hanya untuk memperjuangkan jargon yang melegenda ini “Merdeka Atau Mati”. Negara
tidak perlu besar untuk dikenal tetapi membutuhkan para manusia yang benar-benar
cinta pada tanah airnya.
Jika
pemuda-pemuda calon penerus bangsa saja tidak bangga dengan negara nya sendiri
terus siapa yang mau membangun negara
ini. Tentu nasib suatu kaum tidak akan berubah jika kuam itu sendiri
yang berusaha merubahnya. Jangankan bersedia mengorbankan segala-galanya untuk
kejayaan tanah air untuk upacara saja para pemuda masih mengeluh kesah.
Bagimana jika suatu hari negara ini dalam keadaan genting dan terancam kedaulatannya.
Apakah mereka mau dengan gagah mengakat senjata dan berani berbaku tebak di
medan perang atau mereka malah lari ke negara lain sebagai pengecut karena tidak memiliki
keberanian dan kecintaan kepada tanah airnya.
Coba
bayangkan dunia ini sebagai gajah dan manusia yang didalamnya adalah semut.
Jika hanya satu semut ingin menaklukan gajah dengan caranya sendiri atau
segelintir semut yang berecana menaklukan gajah dengan cara mereka maka itu
tidak akan berhasil hanya banyak semut yang memiliki visi dan misi yang sama
yang dapat menaklukan gajah. Artinya sebuah negara harus memiliki manusia yang
memiliki visi dan misi yang sama yaitu cinta tanah air dan membangun tanah air
untuk bisa meaklukan dunia. Tanpa ada persatuan visi dan misi maka tak akan
pernah terwujud suatu tujuan.
Pikirkan apa yang bisa kamu berikan
sekarang kepada tanah air mu, bukan malah berpikir dan menuntut hal yang bisa
tanah air mu berikan kepadamu. Memang benar Indonesia termasuk negara
berkembang dan banyak kekurangan dan tidak bisa di banggakan namun negara
Jepang pun dulu juga pernah menjadi negara yang kecil dan tidak dianggap. Namun dampak dari kecintaan rakyat nya kepada tanah
airnya dan kerja keras mereka bisa bangun dari keterpurukan dan menjadi negara
yang di segani.
Seharunya kita bersyukur dengan apa yang telah di beri
tuhan kepada kita. Dilahirkan di negara yang damai dan sudah merdeka ini.
Tetapi bersyukur bukan diartikan malah berleha-leha bersukur yang baik itu
dilakukan dengan berkerja keras untuk membangun negara kita cinta ini. Jangan
sampai tuhan marah kepada kita dan merampas kembali kemerdekaan yang telah
diperjuangkan oleh pendahulu kita dengan ribuan darah dan keringat.
Sinar kembali datang dari arah timur tanda mentari mulai
segan lagi menyinari dunia ini. Satu persatu dari mereka terbangun dan
mempersiapkan barang-barang untuk melanjutkan perjalanan. Tetapi ada yang
jangal di pagi itu. Barang – barang berharga dan bahan makanaan hilang dan dua
orang dari kelompok itu hilang. Mereka berfikir bahwa dua orang itu lah yang
menggambil. Yakini dua orang itu adalah Riki dan Rocman dan akhirnya mereka
memutuskan untuk tetep melanjutkan perjalanan. Beruntung jarak keluar hutan itu tidak terlalu jauh.
Setelah keluar dari hutan mereka memutuskan untuk
melaporkan kejadiaan itu kepada polisi setempat. Kemudian mereka kembali melanjutkan
perjalanan ke kota surabaya. Ketika
hampir tiba di Surabaya mereka bertemu dengan mobil polisi yang mengejejar dua
pengendara motor . Setelah terpojok akhirnya kedua pengendara motor itu berhasil
tertangkap. Ternyata mereka merupkan kedua teman mereka yang kabur dari
kelompok mereka. Dan akhirnya kedua teman itu dijebloskan ke penjara dan
akhirnya mereka kembali melanjutkan
perjalanan.
Setiba
di Surabaya mereka mencari tempat untuk sementara di tinggali. Setelah
menemukannya mereka segera mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan kerpada
bapak Herman yakini merupakan salah satu pejuang pada masanya. Setelah selesai
mereka langgsung berangkat ke rumah bapak Herman dan akhirnya tiba waktu
wawancara dan Mark ditunjuk untuk mewakili dan Robi yang merekam pembicaraan.
Mark: “Selamat pagi pak, Nama bapak siapa?”
pak Herman:”(dengan terbata-bata) selamat pagi dek, Herman.”
Mark:”dan Berapa umur bapak??
pak Herman: “ 89 tahun nak”
Mark : “Menurut bapak apakah keadaan Indonesia yang sekarang
ini sudah sesuai dengan harapan bapak saat dulu
berbaku tembak melawan penjajah?”
pak Herman: Sama sekali tidak, dulu kami berpikir bawa
negara ini akan besar setelah aku dan teman-teman ku berkorban ribuan darah demi kemerdekaan negara ini. Dan
sekarang malah banyak pemuda yang tidak mengormati jangan kan pemuda negara yang dulu kami bela sekarang tidak membela
kami banyak pensiunan seperti saya ini yang tidak di apresiasi “
Mark: “Saya juga turut prihatin semoga tuhan bisa mengubah
semua ini. Dan terima kasih atas waktunya”
pak Herman: “ Amin nak. Sama-sama dek”
Setelah selesai
mereka kembali ke penginapan mereka. Mark kembali menulis kesimpulan tentang
wawancara tadi.
Bukankah negara yang
besar merupakan negara yang menhormati para palawannya. Menghormati bukan dalam
artian anda harus menghafal semua pejuang yang ada di tanah ini. Tetapi dengan
mengisi kemerdekaan ini dengan terus membangun negeri. Mereka tidak butuh anda
mengenalnya dan hafal betul nama nya yang mereka inginkan adalah negara yang
besar dan maju yang mereka cita – cita kan dengan pertaruhan hidup mereka pada
saat itu.
Bagimana bisa negara
yang dulu mereka bela malah lupa dengan jasa - jasa para pejuang yang mempertaruhkan hidupnya.
Walau bagimana pun tanpa darah mereka kedaulatan negara ini tak akan jadi.
Seharunya mereka sudah menikmati masa tua nya dengan melihat negara ini terus
maju bukan malah mengalami kemunduran.
Sesudah menulis
kesimpulan tadi Mark tertidur, dan esok nya mereka pulang ke Jakarta untuk
mengumpulkan tugas mereka yang sudah selesai itu. Setiba di Jakarta, Mark
memutuskan untuk menulis sebuah buku yang
terinpirasi dari kesimpulan yang telah ia tulis dalam perjalanannya itu. Tanpa
diduga bukunya itu laku keras dan menjadi nasional best seller.
Siapa yang tau
seorang Mark yang dulu nya pecundang sekarang menjadi sosok orang yang sukses.
Siapapun anda dan seburuk apapun keadan anda bukan bearti tidak ada jalan untuk
berubah percayalah selalu ada jalan. Setelah menemukannya yakinlah bawa itu
merupakan jalan benar.
---The End
TENTANG THE SCRIPT
Senin, 05 November 2012
Oke hari ini,jam ini,detik ini juga gue akan ngeshare tentang band irlandia kesayangan gue yaitu The Script. Mungkin di indonesia jarang yang tau band yang satu ini, uda gak usah jauh-jauh deh di sekolah gue aja jarang yang tau tentang The Script,dan hal yang selalu gue tanya'in itu kenapa band sekece The Script itu gak terkenal di indonesia? kenapa tuhan.Okelah dari pada gue curhat terus,mending gue langgsung aja cerita tentang mereka.
THE SCRIPT
The Script adalah band rock Irlandia asal Dublin. Band ini terdiri dari vokalis Danny O'Donoghue, gitaris Mark Sheehan, dan drummer Glen Power. Album debutan mereka yaitu "The Script", kemudian disusul dengan "Science & Faith",dan yang Teakhir "#3".
Anggota :
Danny O'Donoghue
Nama :Daniel John Mark
Luke O'Donoghue
Tanggal Lahir :3 Oktober 1980
Tempat Lahir :Dublin, Iralndia
Di The Script : Voklais
Mark Sheehan
Nama :Mark Anthony
Sheehan
Tanggal Lahir :29 October 1976
Tempat Lahir :Dublin, Iralndia
Di The Script :Gitaris
Glen Power
Nama :Glen Joseph Power
Tanggal Lahir :05 July 1980
Tempat Lahir :-
Di The Script :Drummer
Foto - foto tentang The Script yang gue ambil dari Tumblr:







BLOG BARU SEMANGAT BARU.
Setelah sekian lama ngurus serbalapan.blogspot.com akhirnya gue mustusin untuk buat blog pribadi sendiri,ya.. lumayan lah buat curhat - curhat , ngesahre hal gak berguna , ngosip,dan lain lain yang gak berguna.
Tentang Gue:
Nama : Nugraha Hadi Wicaksono *terlahir untuk dihina*
Tanggal Lahir : 05 Desember 2012 1997
Tempat Lahir : Kediri
Band Favorit : The Script, Maroon 5, Cold Play.
Sekolah : 35jhs, Surabaya (9D) *murid gak berguna*
*NB - Ngak usah di kasih foto ya, entar kaca monitor kalian pecah kan sayang.
Langganan:
Postingan (Atom)














