test

Senin, 23 Oktober 2023

Pengembanggan Diri ?

Rabu, 30 Agustus 2017


Pengembangaan Diri

Teringat ketika sesorang terdekatku mengatakan, kamu semakin mundur!

Lalu teringat pula jawaban tegasku,  itu tidak benar!

Karena aku sudah menuju hidup yang lebih teratur.

Hari ini aku merenungi kenapa sampai dikata menjadi mundur.

Pikiran lalu mencoba mengali ingtan bagiamana orang memaknai pengembangan diri.

Perkemabangan adalah semakin kamu banyak memproduksi.

Perkembangan adalah semakin sedikit kamu mengkonsumsi.

Perkembangan adalah semakin kamu hidup dalam nestpa.

Perkembangan adalah semakin kamu mengorbankan hidupmu.

Perkembangan adalaah ketika kamu melampaui batasmu.

Lalu kubandingkan dengan perkembangan versiku.

Perkemabangan adalah tentang usaha pencapaian tujuan.

bukan hanya tentang memproduksi yang tak berhubungan.

bukan berarti selalu hanya terlihat mengkonsumsi itu buruk tapi apakah mendukung tujuan atau tidak.

bukankah yang menghambat pencapaian tujuan adalah kesusahan itu.

jangan membuat - buat kesusahan dengan dalih untuk pembiasaan.

karena hal itu faktor perkembangan.

bukankah hidup ini sudah susah tanpa kita buat - buat.

bukankah tujuanmu adalah untuk membuat makmur seluruh alam

Sedangkan dirimu sendiri tak makmur.

bukankah Ia menhendaki untuk kita kemudahan

bukan  malah kesusahan

dan lalu bukankah melampui batas itu melampaui kapasitas mu sindiri?

bukankah saat kapasitas mu kau langar bukankah ketidakteraturan akan menghampirimu dan malah menghambatmu mencapai tujuan.

setalah renugan itu aku bergumam oh.. i see. karena apa yang kita pikirkan tentang perkembangan berbeda maka bisa membuat kita berbeda pendapat.













Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah

Rabu, 30 Juli 2014

Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah

PUASA. Apa yang ada dikepala kalian kalau denger kata itu? Menahan lapar? Menahan haus? atau menahan galau gara-gara diphpin gebetan? Oke bagi yang belum tahu “Puasa” itu menurut istilah  “Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar (subuh) sampai terbenam matahari (maghrib)”..
Namun banyak dari kita yang melupakan kenapa Allah menurunkan perintah puasa pada kita. Perintah puasa diturunkan pada saat  Nabi Muhamaad berada di madinah dengan kondisi masyarakat yang terdapat banyak fakir miskin… Ya mungkin gak jauh beda dengan keadaan kalian saat ini yang fakir asmara. Oke fokus,  back to topic  sedangkan banyak dari penduduk madinah lainya yang hidupnya serba cukup bahkan mewah hal ini menimbulkan kesenjangan sosial antara yang kaya dan yang miskin kalo sekarang perbandingnya kyk kalian yang jomblo dan yang uda punya pacar senjang banget kan.
Dalam keadaan seperti itu Allah menurunkan perintah puasa agar menimbulkan rasa empatik dari para orang yang punya pacar kepada para tuna asmara kayak kalian yang kerjaanya pas waktu malam minggu berdoa turun hujan, eh salah ya? Iya salah, yang bener itu menimbulkan rasa empati pada yang kaya pada yang miskin. Nah mungkin ada pertanyaan apa sih kak rasa empati itu? Rasa empatik itu adalah pengodisian diri kita pada kondisi orang lain yang lagi kesusahan. Misalnya nih sih hayati lagi kesusahan kebelet beol tapi mau izin ke kamar mandi dia takut sama gurunya nah kalian sebagai temen sebangkunya turut merasakan kesusahan sih hayati ini dan bilang “keluarin aja ti dikelas, ga ada yang tau kok”. Nah itu gambaranya dari empati yang diharapkan dapat menimbulkan  dari yang kesenjangan antara yang para fakir asmara dan yang uda taken itu jadi seimbang, eh bukan maksudnya antara yang miskin dan kaya itu seimbang.
Nah tapi masalahnya pada kehidupaan sehari-hari kita waktu bulan ramadhan banyak yang beranggapan atau mungkin masih galau tentang anggapan tidurnya orang puasa Itu ibadah.. sampai ada kasus seorang bias tidur setelah sahur dan baru bangun pada saat hampir mau menjelang magrib. Kalo puasa kayak gitu sih adek-adek yang ada di bangku TK sih juga bias puasa. Tapi kak dari pada ngelakuin hal-hal yang maksiat mending kan tidur? Ya jangan ngelakuin hal maksiat, emang cuman bulan puasa aja kita ga boleh ngelakuin hal-hal maksiat di bulan-bulan lain juga kali. Kadang juga heran dengan orang yang berpikiran seperti itu mungkin kita bisa mengambil perumpaman ibarat kan bulan ramadhan adalah itu sayuran dan bulan bulan lainya itu nasi, lauk pauk, buah-buahan , dan susu untuk menyapai 4 sehat 5 sempurna membutuhkan unsur lainya selain sayur. Ya memang bulan ramadhan itu penting tapi bukan berarti yang bulan yang lainya tidak.




Sugi-man yang terobsesi ingin menjadi super-man sedang mengikuti lomba menata sandal di masjid (tapi buat apa juga coba lomba kayak gitu) karena ingin menjadi pahlawan kayak superman walupun dia sedang puasa dia tetap semangat. Nah ketika selesai dia merasakan rasa haus,dan,lapar,dan galau dan kemudian merasa berempati dengan orang-orang  yang gak bisa makan ga bisa minum dan orang-orang yang kurang kasih sayang kayak kamu. Sedangkan dengan hayati yang kerjanya dari sahur sampai menjelang mahgrib cuman tidur sampai-sampai mimpi galauin mantan.  Nah dari cerita sugi-men dan hayati tadi bisa di ambil hikmah seorang baru  bisa merasakan tujuhan dari puasa kalo dia lapar atau haus dan seseorang tidak mungkin bisa lapar atau haus jika dari sehabis sahur dan menjelang buka kerjaanya hanya tidur.
Tapi kak berarti hadist tidurnya orang puasa itu salah? Ya engga gitu juga sebenermya yang salah itu bukan hadistnya tapi cara menangkap kita terhadap hadist itu. Kita terlalu terpaku pada perbuatan  yang terpaku pada teks tidur padahal itu hanya kiasan bahwa puasa  itu sangat penting untuk mengurangi kesenjangan sosial waktu itu sampai-sampai di ibaratkan bahwa tidurnya orang puasa itu ibadah namun pada realita sekarang kesalahan pandangan hadist itu malah menyebabkan tujuhan pada puasa itu sendiri luntur.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   



Bukan Akhir, Tapi Awal .

Sabtu, 01 Juni 2013

Seharian mengalihkan mata pada komputer hanya untuk mengetahui hasil nilai dari (UN) Ujian Nasional. Kabar simpang siur kapan pastinya waktu pengumuman selayaknya hubungan kemesraan dari eyang subur dan arya wiguna  orang yang kebingungan aku hanya bisa menunggu. yah.. menunggu.


16.04 (6/1)  akhirnya pengumuan pun tiba. pertamanya gue bayangin nilai danem 41.60, namun itu tidak mungkin! setelah sadar kalo mata pelajaran yang di ujikan cuman empat. iya... memang danem saya 41.60 tapi di kurangi 10. huft.. nilai yang cukup  sangat jelek. sempet mikir "kenapa dulu gue gak joki ?  bodoh amat sih gue!!"- namun sadar kalo itu gak bener gue lupain itu bayangan jauh-jauh. setelahnya gue tanya-tanya ketemen-temen nilai UN mereka. Dari situ gue sadar kalo banyak juga nilai yang dibawa gue dan tentunya yang diatas (banyakan yang diatas) . Mereka yang diatas gue dapet itu juga karena usaha dan pilihan mereka. Entah itu usaha yang baik atau gak baik (curang), dan pilihan jalan yang bener atau jalan yang salah (curang). Dan gue uda milih jalan yang menurut gue bener, walupun hasilnya kagak bener buat kepuasan gue. Gak usah diseselin nilai kita segitu, yaudah mau diapain? Syukuri kalo bisa ngelakuin yang terbaik, lakuin!!


"Take us down and we keep trying,
         Forty thousand feet, keep flying."
 - One Republic

CEREPEN YANG GAGAL MENJADI NILAI

Selasa, 18 Desember 2012


PATRIOTISME
DAN
SEMANGAT CINTA TANAH AIR

Sinar mentari mulai menyinari hari dari arah timur membuat seorang pemuda yang kesepian nan galau ini terbangun, sebut saja pemuda itu dengan panggilan Mark. Seperti biasanya ia memulai hari seperti orang yang tidak mempunyai semangat hidup dan tidak mempunyai pandangan untuk hidup. Mungkin sekarang seolah-olah dia seperti sampah yang gak berguna dan manusia yang terlahir untuk dihina, tetapi setiap manusia walaupun ia gak berguna dan hina selalu mempunyai harapan dan kesempatan untuk berubah selama mereka tetap percaya.
Hari itu bisa dikatakan merupakan titik balik dari kehidupannya. Saat itu ia dan kawan-kawanya mempunyai tugas untuk mewawancarai veteran perang di Surabaya. Mereka berangkat dari Jakarta menuju Surabaya pukul 08.30 WIB menggunkan mini bus. Dalam perjalanan si Mark hanya diam dan tidak ada yang memperdulikannya, hanya Riki yang masih baik dengannya dan Raka yang sering mengejek-nya.
Di tengah perjalanan mereka harus melewati hutan, dalam perjalanan di dalam hutan tiba-tiba mesin mini bus mereka mati. Karena mentari mulai bosan menyinari bumi dan tibalah bulan yang mengantikannya, mereka memutuskan untuk berkemah dihutan itu dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki hingga mentari sudah segan lagi menyinari bumi. Mereka mulai menurkan tenda, dan barang-barang bawaan masing-masing.


Begitu pun juga sang pencundang Mark, ia mulai menurunkan barang-barangnya dan barang temannya Riki dan mendirikan tenda atas perintah temanya Riki itu, yang sekarang ia anggap teman yang sebenarnya merupakan batu halangan terbesarnya untuk mengukir cita. Tanpa diduga seorang Raka yang sering megejek nya malah membantunya untuk mendirikan tenda tersebut. Mark akhirnya sadar bawa “Riki hanya berupaya meninggikan dirinya dengan mengeksploitasi orang yang lemah seperti dia”. Dan Raka yang terlihat buruk di matanya ternyata tidak seburuk yang ia kira. Memang benar di dunia yang kejam seperti ini seharusnya kita bisa membedakan mana yang benar-benar tulus dan mana yang bulus.
Akhirnya setelah mereka berdua menyelesaikan mendirikan tenda mereka berbincang-bincang tentang patriotisme.
Mark :” (duduk disebelah Raka) kenapa kau tadi  membantu ku?”
Raka : “Jangan salah sangka aku hanya kasihan kepadamu.”
Mark: “Walupun begitu aku ucapkan terima kasih. ehm.. dan  apakah kau mau menjadi
              temanku?”
Raka:”Oke,Tidak masalah. Tentu, (dengan nada bercanda)  tapi jangan lagi menjadi
            Sesorang yang bersikap seperti orang yang tidak  mempunyai semangat hidup”
Mark:” Tentu, aku akan berusaha. Dan apa yang kau tau tentang patriotisme?”
Raka: “Patriotisme? Sikap sesorang yang bersedia mengorbankan segala-galahnya untuk
             kejayaan  dan kemakmuran tanah airnya atau singkatnya semangat cinta tanah air.”
Mark:”ehm.. apakah menurut mu pemuda-pemuda penerus bangsa kita ini termasuk juga 
             kita memiliki jiwa patriotisme?”
Raka:” semangat patriotisme mungkin hanya sedikit yang mempunyainya, dan aku sendiri
              mungkin belum memiliki jiwa patriotisme”
Mark:” ya mungkin kamu benar. Dan aku juga merasa bawa aku tidak sama sekali memiliki
              semangat itu.”
Setelah meraka selesai akhirnya mereka memutuskan untuk tidur. Tetapi mark tidak tidur dan mulai menulis dan mengambil kesimpulan tentang sebuah negara dan cinta tanah air dari percakapaan tadi.
Mungkin benar semangat itu telah hilang dari para penerus bangsa ini, mereka lebih membanggakan budaya asing dibanding dengan budaya nasional mereka sendiri. Mereka lebih suka menghafalkan lirik lagu artis Korea di banding lagu nasional. Jangankan lagu nasional musik Indonesia saja mereka caci. “Seakan-akan mereka lupa jati dirinya, dimana ia dilahirkan,  dimana ia dibesarkan, dan di mana ia akan mengisi hari tuanya” dan apakah mereka juga lupa dengan pengorbanan para pejuang yang bertaruh segalanya hanya untuk memperjuangkan jargon yang melegenda ini “Merdeka Atau Mati”. Negara tidak perlu besar untuk dikenal tetapi membutuhkan para manusia yang benar-benar cinta pada tanah airnya.
Jika pemuda-pemuda calon penerus bangsa saja tidak bangga dengan negara nya sendiri terus siapa yang mau membangun negara  ini. Tentu nasib suatu kaum tidak akan berubah jika kuam itu sendiri yang berusaha merubahnya. Jangankan bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan tanah air untuk upacara saja para pemuda masih mengeluh kesah. Bagimana jika suatu hari negara ini dalam keadaan genting dan terancam kedaulatannya. Apakah mereka mau dengan gagah mengakat senjata dan berani berbaku tebak di medan perang atau mereka malah lari ke negara lain  sebagai pengecut karena tidak memiliki keberanian dan kecintaan kepada tanah airnya.
Coba bayangkan dunia ini sebagai gajah dan manusia yang didalamnya adalah semut. Jika hanya satu semut ingin menaklukan gajah dengan caranya sendiri atau segelintir semut yang berecana menaklukan gajah dengan cara mereka maka itu tidak akan berhasil hanya banyak semut yang memiliki visi dan misi yang sama yang dapat menaklukan gajah. Artinya sebuah negara harus memiliki manusia yang memiliki visi dan misi yang sama yaitu cinta tanah air dan membangun tanah air untuk bisa meaklukan dunia. Tanpa ada persatuan visi dan misi maka tak akan pernah terwujud suatu tujuan.
Pikirkan apa yang bisa kamu berikan sekarang kepada tanah air mu, bukan malah berpikir dan menuntut hal yang bisa tanah air mu berikan kepadamu. Memang benar Indonesia termasuk negara berkembang dan banyak kekurangan dan tidak bisa di banggakan namun negara Jepang pun dulu juga pernah menjadi negara yang kecil dan tidak dianggap. Namun dampak dari kecintaan rakyat nya kepada tanah airnya dan kerja keras mereka bisa bangun dari keterpurukan dan menjadi negara yang di segani.
Seharunya kita bersyukur dengan apa yang telah di beri tuhan kepada kita. Dilahirkan di negara yang damai dan sudah merdeka ini. Tetapi bersyukur bukan diartikan malah berleha-leha bersukur yang baik itu dilakukan dengan berkerja keras untuk membangun negara kita cinta ini. Jangan sampai tuhan marah kepada kita dan merampas kembali kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh pendahulu kita dengan ribuan darah dan keringat.
Sinar kembali datang dari arah timur tanda mentari mulai segan lagi menyinari dunia ini. Satu persatu dari mereka terbangun dan mempersiapkan barang-barang untuk melanjutkan perjalanan. Tetapi ada yang jangal di pagi itu. Barang – barang berharga dan bahan makanaan hilang dan dua orang dari kelompok itu hilang. Mereka berfikir bahwa dua orang itu lah yang menggambil. Yakini dua orang itu adalah Riki dan Rocman dan akhirnya mereka memutuskan untuk tetep melanjutkan perjalanan. Beruntung  jarak keluar hutan itu tidak terlalu jauh.
Setelah keluar dari hutan mereka memutuskan untuk melaporkan kejadiaan itu kepada polisi setempat.  Kemudian mereka kembali melanjutkan perjalanan ke kota surabaya.  Ketika hampir tiba di Surabaya mereka bertemu dengan mobil polisi yang mengejejar dua pengendara motor . Setelah terpojok akhirnya kedua pengendara motor itu berhasil tertangkap. Ternyata mereka merupkan kedua teman mereka yang kabur dari kelompok mereka. Dan akhirnya kedua teman itu dijebloskan ke penjara dan akhirnya mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Setiba di Surabaya mereka mencari tempat untuk sementara di tinggali. Setelah menemukannya mereka segera mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan kerpada bapak Herman yakini merupakan salah satu pejuang pada masanya. Setelah selesai mereka langgsung berangkat ke rumah bapak Herman dan akhirnya tiba waktu wawancara dan Mark ditunjuk untuk mewakili dan Robi yang merekam pembicaraan.
Mark: “Selamat pagi pak, Nama bapak siapa?”
pak Herman:”(dengan terbata-bata) selamat pagi dek, Herman.”
Mark:”dan Berapa umur bapak??
pak Herman: “ 89 tahun nak”
Mark : “Menurut bapak apakah keadaan Indonesia yang sekarang ini sudah sesuai dengan harapan bapak saat dulu  berbaku tembak melawan penjajah?”
pak Herman: Sama sekali tidak, dulu kami berpikir bawa negara ini akan besar setelah aku dan teman-teman ku berkorban  ribuan darah demi kemerdekaan negara ini. Dan sekarang malah banyak pemuda yang tidak mengormati jangan kan pemuda negara  yang dulu kami bela sekarang tidak membela kami banyak pensiunan seperti saya ini yang tidak di apresiasi “
Mark: “Saya juga turut prihatin semoga tuhan bisa mengubah semua ini. Dan terima kasih atas waktunya”
pak Herman: “ Amin nak. Sama-sama dek”


Setelah selesai mereka kembali ke penginapan mereka. Mark kembali menulis kesimpulan tentang wawancara tadi.
Bukankah negara yang besar merupakan negara yang menhormati para palawannya. Menghormati bukan dalam artian anda harus menghafal semua pejuang yang ada di tanah ini. Tetapi dengan mengisi kemerdekaan ini dengan terus membangun negeri. Mereka tidak butuh anda mengenalnya dan hafal betul nama nya yang mereka inginkan adalah negara yang besar dan maju yang mereka cita – cita kan dengan pertaruhan hidup mereka pada saat itu.
Bagimana bisa negara yang dulu mereka bela malah lupa dengan jasa - jasa  para pejuang yang mempertaruhkan hidupnya. Walau bagimana pun tanpa darah mereka kedaulatan negara ini tak akan jadi. Seharunya mereka sudah menikmati masa tua nya dengan melihat negara ini terus maju bukan malah mengalami kemunduran.
Sesudah menulis kesimpulan tadi Mark tertidur, dan esok nya mereka pulang ke Jakarta untuk mengumpulkan tugas mereka yang sudah selesai itu. Setiba di Jakarta, Mark memutuskan untuk menulis sebuah buku  yang terinpirasi dari kesimpulan yang telah ia tulis dalam perjalanannya itu. Tanpa diduga bukunya itu laku keras dan menjadi nasional best seller.
Siapa yang tau seorang Mark yang dulu nya pecundang sekarang menjadi sosok orang yang sukses. Siapapun anda dan seburuk apapun keadan anda bukan bearti tidak ada jalan untuk berubah percayalah selalu ada jalan. Setelah menemukannya yakinlah bawa itu merupakan jalan benar.




---The End

TENTANG THE SCRIPT

Senin, 05 November 2012


Oke hari ini,jam ini,detik ini juga gue akan ngeshare tentang band irlandia kesayangan gue yaitu The Script. Mungkin di indonesia jarang yang tau band yang satu ini, uda gak usah jauh-jauh deh di sekolah gue aja jarang yang tau tentang The Script,dan hal yang selalu gue tanya'in itu kenapa band sekece The Script itu gak terkenal di indonesia? kenapa tuhan.Okelah dari pada gue curhat terus,mending gue langgsung aja cerita tentang mereka.


THE SCRIPT

The Script adalah band rock Irlandia asal Dublin. Band ini terdiri dari vokalis Danny O'Donoghue, gitaris Mark Sheehan, dan drummer Glen Power. Album debutan mereka yaitu "The Script", kemudian disusul dengan "Science & Faith",dan yang Teakhir "#3".




Anggota :

Danny O'Donoghue

Nama              :Daniel John Mark

                        Luke O'Donoghue

Tanggal Lahir  :3 Oktober 1980 

Tempat Lahir  :Dublin, Iralndia

Di The Script   : Voklais








Mark Sheehan

Nama              :Mark Anthony 

                              Sheehan

Tanggal Lahir  :29 October 1976

Tempat Lahir  :Dublin, Iralndia

Di The Script   :Gitaris






Glen Power

Nama              :Glen Joseph Power

Tanggal Lahir  :05 July 1980

Tempat Lahir  :-

Di The Script   :Drummer








Foto - foto tentang The Script yang gue ambil dari Tumblr:




















BLOG BARU SEMANGAT BARU.

Setelah sekian lama ngurus serbalapan.blogspot.com akhirnya gue mustusin untuk buat blog pribadi sendiri,ya.. lumayan lah buat curhat - curhat  , ngesahre hal gak berguna , ngosip,dan lain lain yang gak berguna.

Tentang Gue:

Nama            : Nugraha Hadi Wicaksono *terlahir untuk dihina*
Tanggal Lahir  : 05 Desember 2012 1997
Tempat Lahir  : Kediri
Band Favorit   : The Script, Maroon 5, Cold Play.
Sekolah          : 35jhs, Surabaya (9D) *murid gak berguna*


*NB - Ngak usah di kasih foto ya, entar kaca monitor kalian pecah kan sayang.